Monday, November 7, 2011

Sejarah Hukuman Pancung

Sesuai syariat Islam, sampai saat ini Negara Arab Saudi masih menerapkan hukum pancung terhadap terpidana mati kasus pembunuhan. Eksekusi bisa batal jika keluarga korban memaafkan dan pelaku diharuskan membayar diyat (uang pengganti) yang ditetapkan oleh keluarga korban. Syariat Islam memerintahkan hukuman mati dilaksanakan dengan cara dipenggal, bukan digantung atau ditembak. Sebelumnya Saudi pernah menerapkan hukuman mati dengan cara ditembak.

Sejarah Hukuman Pancung:
Hukuman pancung memiliki sejarah yang sangat panjang dan sulit diperkirakan asal usulnya, karena seperti hukuman gantung, hukuman pancung merupakan metode hukuman mati yang murah dan praktis dimana eksekusi hanya membutuhkan sebilah pedang atau sebuah kapak.
Di Inggris ada anggapan bahwa hukuman pancung merupakan hak istimewa para pria terhormat. Hukuman pancung ini akan membedakan seseorang dari terdakwa lainnya yang dihukum dengan cara yang tidak terhormat (keji) yaitu dengan dibakar secara hidup-hidup di atas tumpukan kayu.

Hukuman pancung secara luas digunakan di Eropa dan Asia sampai abad ke-20, dan saat ini hanya Arab Saudi dan Iran yang masih menggunakan metode hukuman mati seperti ini. Qatar dan Yaman pun sebenarnya melegalkan hukuman mati dengan metode seperti ini, namun sampai saat ini belum ada eksekusi dengan metode ini yang dilaporkan.
Hukuman pancung berlaku di Inggris sampai dengan tahun 1747 dan merupakan metode hukuman mati standar di Norwegia sampai saat dihapuskan pada tahun 1905, Swedia (sampai tahun 1903) dan Denmark (sampai tahun 1892) dan digunakan untuk beberapa kelas tahanan di Prancis (Sampai penggunaan Guillotine di tahun 1792) dan di Jerman sampai dengan tahun 1938. Semua negara-negara Eropa yang sebelumnya menggunakan hukuman pancung sekarang telah benar-benar menghapuskan metode hukuman mati dengan cara ini.

Cara Eksekusi Hukuman Pancung:
Pada hukuman pancung, terdakwa yang akan dieksekusi biasanya ditutup matanya sehingga mereka tidak dapat melihat pedang atau kapak yang datang menebas leher mereka agar mereka tidak dapat menghindar atau mengelak. Terkadang, dibutuhkan seorang asisten algojo untuk memegang rambut terdakwa yang akan dieksekusi untuk mencegah mereka bergerak. Hasil eksekusi hukuman pancung adalah pendarahan ekstrim seperti ledakan darah dari arteri dan vena yang terputus dari leher.

Hukuman pancung dapat dikatakan sebagai metode eksekusi yang manusiawi jika dilakukan dengan benar dimana hanya dibutuhkan satu tebasan cukup untuk memenggal kepala. Namun, karena otot dan tulang leher yang alot dan sulit dipotong, hukuman pancung biasanya memerlukan lebih dari satu tebasan pedang. Kesadaran mungkin akan hilang dalam waktu 2-3 detik, karena suplai darah ke otak hilang secara cepat. Orang yang dieksekusi akan meninggal karena otak tidak mendapat suplai darah dan oksigen karena perdarahan dan kehilangan tekanan darah dalam waktu kurang dari 60 detik. Kematian juga terjadi karena pemisahan otak dan sumsum tulang belakang, selain karena perdarahan besar-besaran yang terjadi.

Sering terjadi dimana mata dan mulut orang yang di eksekusi menunjukkan tanda-tanda gerakan. Hal ini dapat terjadi karena otak manusia memiliki cadangan oksigen yang cukup untuk metabolisme cadangan dan dapat dipakai untuk bertahan selama sekitar 7 detik setelah kepala terputus.

Algojo Pancung:
Algojo pancung bertugas mencabut nyawa terpidana mati. Di Arab Saudia terdapat sekitar enam algojo yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi. Abdallah bin Said al-Bishi adalah salah satu algojo pancung yang paling masyhur. Abdallah memulai tugas pertamanya pada 1991, sepekan setelah ayahnya, Said al-Bishi wafat. Umurnya waktu itu 32 tahun. Ia sempat terkejut setelah beberapa pejabat dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan surat pengangkatannya sebagai algojo. Hari pertama, ia langsung memancung tiga orang. Dengan pedang bernama “Sultan” warisan ayahnya, ia mengaku gugup saat pertama memenggal kepala orang. Pedang Sultan berbentuk melengkung seperti bulan sabit dengan panjang setengah meter.Hingga kini, ia mengaku telah memancung lebih dari 100 kepala.

Untuk memuluskan tugasnya, Abdallah hanya memakai pedang produksi Jowhar karena terbuat dari besi keras yang tidak mudah patah dan memang khusus untuk memancung kepala. Jowhar adalah sebuah kota kecil di Somalia, sekitar 90 kilometer sebelah utara Ibu Kota Mogadishu. Cara memenggal pun ada dua yaitu dengan cara horizontal dan vertikal. Masing-masing memerlukan pedang khusus. Ia menyebut “Qaridha” sebagai pedang spesialis pancung dengan cara vertikal.

Abdallah mengatakan tidak merasa berbeda saat akan memancung lelaki atau perempuan. Bahkan, ia mengaku pernah memenggal kepala teman-temannya yang menjadi terpidana mati. “Perbedaannya, kadang pria (yang akan dipenggal) tidak bisa mengendalikan kegelisahannya sehingga bingung duduk atau berdiri. Selain memenggal kepala, Abdallah juga melaksanakan hukuman potong tangan atau kaki. Bedanya, kalau pancung, korban tidak dibius sama sekali, sedangkan potong tangan dibius lokal. Ia menegaskan syarat utama menjadi algojo penggal adalah tidak boleh merasa iba terhadap orang yang akan dipancung. Jika saya merasa iba, ia akan menderita. Bila hati ini merasa kasihan, tangan bakal gagal.

Algojo ternama lainnya adalah Muhammad Sa’ad Al-Beshi.”Di negara ini, kami memiliki masyarakat yang memahami hukum Tuhan (Rabb)” katanya. ”Tidak ada yang takut terhadap saya. Saya punya banyak saudara dan teman di masjid. Saya memiliki kehidupan normal seperti orang-orang lain. Tidak ada yang aneh dalam kehidupan sosial saya.”

Al-Beshi memulai kariernya di penjara di Thaif sebagai petugas borgol dan menutup mata terpidana sebelum menjalani eksekusi pancung. Ketika ada lowongan, Muhammad Sa’ad Al-Beshi melamar dan langsung diterima. Tugas pertamanya pada 1998 di Jeddah. Terpidana diikat dan ditutup matanya. Dengan satu ayunan pedang, saya menebas kepalanya. Kepala menggelinding beberapa meter. Kala itu, banyak saksi yang muntah usai menyaksikan pemenggalan tersebut.

Kisah TKI Dipancung:
Arab Saudi merupakan salah satu negara yang mempunyai sistem hukum yang berbeda dengan negara lain. Terlebih jika hukum tersebut menyangkut eksekusi hukuman mati. Oleh karena itu, tidak hanya Indonesia, beberapa negara lain pun kerap kesulitan jika warga negaranya tersangkut masalah hukum di negara Saudi.

Di sana mereka menerapkan hukum Islam berdasarkan Alquran. Dan hukum mereka itu juga berlaku hukum Qishash, yaitu hukuman mati terhadap pembunuh. Intinya, hukuman itu harus dibayar dengan nyawa dengan hukuman pancung. Dan masalah ini juga sebenarnya sudah menjadi kepedulian di dunia internasional..

Dalam setiap kasus hukuman mati itu, pengadilan Arab Saudi mempunyai beberapa tahap panjang untuk membuktikan seseorang yang diduga melakukan tindak pidana bersalah atau tidak. Dia menuturkan, biasanya untuk menentukan vonis hingga eksekusi memerlukan waktu bertahun-tahun. Dalam tahapan panjang itu, pengadilan akan menentukan apakah tindakan dari pelaku pidana merupakan kejahatan murni atau hanya untuk membela diri.

Selain itu, keputusan keluarga korban sangat menentukan jadi tidaknya seseorang dieksekusi. Sebelum vonis itu ditetapkan, pengadilan akan menanyakan kepada keluarga terlebih dahulu kepada keluarga korban, apakah memaafkan atau tidak. Jadi sikap keluarga korban yang tidak mau memberi maaf, cukup menjadi modal untuk mengeksekusi. Kalau memaafkan pun, itu dibagi dua, apakah dimaafkan murni atau memaafkan secara diyat (membayar denda). Bahkan ada juga cara-cara lain, seperti menghapal ayat-ayat di Alquran, seperti kasus Siti Zaenab, yang lolos dari hukuman pancung karena mampu menghapal 30 juz ayat suci pada 2009 lalu.

Kasus Ruyati binti Satubi, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia yang dihukum mati pada Sabtu (18/6/2011) memang sangat sulit untuk meloloskannya dari vonis hukuman mati. Pasalnya, berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi beberapa waktu lalu, Ruyati memang mengakui perbuatannya dari persidangan tahap pertama hingga akhir. Dan keluarga korban juga tidak memaafkan. Jadi memang diperlukan usaha keras dalam kasus itu. Berbeda jika kita lihat kasus Darsem, TKI lainnya, yang sempat akan dihukum mati. Dia selamat karena terbukti di pengadilan kalau dia membunuh untuk membela diri karena ingin diperkosa. Keluarga korban pun menyadari, dan akhirnya dia dimaafkan, hanya dikenai denda.

Amnesty Internasional:
Hukum pancung Arab Saudi belakangan ini kembali jadi sorotan Amnesty International. Tanpa memandang keyakinan hukum Islam yang berlaku, LSM ini menuntut Arab harus menghentikan hukuman mati karena melanggar HAM. Dalam pantauan Amnesty International dalam enam pekan ini terjadi lonjakan eksekusi pancung yang cukup tinggi. Tercatat, sebanyak 27 orang telah dipenggal sepanjang enam bulan pertama 2011. Jumlah ini menyamai jumlah total tahun lalul. Terbanyak dalam sebulan adalah Mei. Ketika sebanyak 15 orang dipancung bulan itu, atau setiap dua hari ada seorang yang dipancung. Dalam tahun 2009 terjadi 67 pemancungan. Jumlah itu turun drastis dari tahun sebelumnya yang hanya 102 pemancungan.

Sejarah Bangunan Piramida

BERBICARA bangunan-bangunan ajaib di dunia, tidak lengkap tanpa membicarakan piramida. Bangunan yang populer di dunia film itu juga memiliki beberapa rahasia dan teka-teki yang menarik para peneliti dunia. Apa yang membuat bangunan tersebut sangat menarik untuk diteliti?

Yang pertama tentu saja bentuknya. Piramida memiliki karakteristik bentuk bangunan yang mengerucut di bagian atas. Bagian dasarnya bisa berbentuk apa saja. Bisa segi empat, segi tiga, atau segi enam.

Namun, yang paling terkenal adalah struktur piramida yang terdapat di Mesir. Yaitu, bentuk dasar segi empat dengan mengerucut di bagian atas. Dengan desain seperti itu, susunan berat bangunan tersebut tertata rapi dari bawah ke atas.

Susunan material yang semakin ke atas semakin sedikit membuat beratnya semakin ke atas semakin ringan. Posisi dasar yang lebih berat membuatnya mampu menopang bangunan dengan lebih kuat. Prinsip seperti itulah yang digunakan hingga saat ini dalam membuat fondasi bangunan.

Berdasar pengamatan arkeolog, pembuatan piramida diawali pada zaman dinasti ke-4 Kerajaan Mesir, yaitu saat Raja Cheops/Khufu. Kala itu diperkirakan 2000 SM.

Teka-teki terus membayangi benak para arkeolog, arsitek, serta ahli konstruksi bangunan. Bagaimana bisa pada zaman sebelum masehi peradaban masih sangat kuno, tapi mereka bisa mendirikan bangunan dengan tingi lebih dari 100 meter dengan tingkat presisi yang cukup tinggi.

Sebab, jika dilihat dari atas, posisi puncak piramida berada di tengah-tengah alas. Bahkan, ada yang berprasangka bahwa pembangunan piramida dibuat bangsa alien. Namun, penelitian arkeolog selama 10 tahun membuat semua misteri itu terjawab. Temuan tersebut diutarakan Doktor Jasey Hawass, sekretaris jenderal dewan tertinggi tentang budaya Mesir kuno.

Berdasar penelusuran tersebut, ditemukan makam pekerja yang sekaligus menepis anggapan bahwa piramida dibuat para budak perang. Sebab, jika meninggal, budak tidak dikebumikan di area piramida.

Selain itu, Hawass menjelaskan penemuan arkeolog terhadap alat-alat yang digunakan saat pembangunan piramida. Misalnya, alat untuk menghitung, alat ukur besaran, serta alat untuk mengolah batuan yang terkubur bersama para pekerja yang meninggal tadi.

Wajar saja, pekerja tersebut dimakamkan di dasar piramida. Sebab, pada dasarnya piramida digunakan untuk makam raja-raja Mesir yang dikenal dengan nama Firaun. Mayatnya telah diproses menjadi mumi sehingga awet dan tidak membusuk.

Piramida Mesir termasuk bangunan yang sensitif. Letaknya yang di gurun pasir membuat batuan penyusunnya merasakan atmosfer tidak bersahabat. Hal itu rentan adanya pelapukan. Perawatan intensif pun diperlukan agar piramida lebih awet. (che/bs/kkn)

Pyramid of Hellinikon

Struktur batu penyusunnya sedikit berbeda dengan piramida-piramida yang lain. Piramida Hellinikon itu sendiri tersusun dari batuan murni tanpa dipoles yang didirikan di era Mycenean (1600-1000 SM). Hellinikon terletak di daratan Argolid, Yunani, fungsi dari Piramida ini tidak jauh berbeda, yaitu sebagai tempat pemakaman.

Pyramid of Cestius

Fungsi dan bentuknya mirip piramida Mesir. Ujungnya runcing dan berfungsi sebagai tempat pemakaman bagi Gaius Cestius Epulo. Piramida itu terletak di Roma, Italia, dan menjadi salah satu di antara empat bangunan antik di Roma dengan nilai sejarah dan religi tinggi. Piramida itu semakin antik karena terletak pada percabangan jalan.

El Castillo

Piramida ini merupakan hasil peninggalan kebudayaan suku Maya pada sebuah kota di Meksiko, yaitu Chichen Itza. El Castillo mendominasi tengah Kota Chichón. Yang paling khas dari gaya bangunan itu adalah struktur yang berundak-undak. Tangga menghiasi sekelilingnya. Di samping itu, puncaknya rata (tidak runcing) karena di atas terdapat sebuah candi.

Sejarah Berqurban Di Hari Raya Idul Adha

Umumnya orang mengetahui bahwa Ibadah Qurban itu terjadi pada Zaman nabi ibrahim yang akan menyembelih anaknya nabi Ismail,yang digantikan oleh Allah dengan Gibas (domba).

Padahal jauh sebelum itu sejak awal manusia ada, Qurban itu sudah terjadi,Pada Kisah anak nabi Adam, Qabil dan Habil. Nabi adam setiap punya anak selalu ,kembar, Anak pertamanya Qabil yang kembarannya perempuan bernama Iqlima,pun berikutnya Habil dengan kembarannya perempuan bernama Lubuda. Qabil dan Iqlima adalah Pemuda dan pemudi yang rupawan dan cantik. Sedangkan habil dan Lubuda tidak serupawan dan secantik Qabil maupun iqlima.

Kepada Nabi Adam Allah memberi ilham dan petunjuk agar kedua puteranya dikahwinkan dengan puterinya. Qabil dikahwinkan dengan adik Habil yang bernama Lubuda dan Habil dengan adik Qabil yang bernama Iqlima.

Namun Qabil menolak,karena dia hanya ingin kawin dengan Iqlima yang cantik bukan dengan lubuda yang tidak cantik. Oleh Nabi Adam akhirnya dia menyerahkan masalah perjodohan itu kepada Tuhan untuk menentukannya. Caranya ialah bahawa masing- masing dari Qabil dan Habil harus menyerahkan korban kepada Tuhan dengan catatan bahawa barang siapa di antara kedua saudara itu diterima korbannya ialah yang berhak menentukan pilihan jodohnya.Ternyata Kambingnya Habil lah yang diterima Allah dan Qurban Qabil yang berbentuk gandum di tolak.

Kembali kecerita Nabi Ibrahim,Beliau adalah sosok Nabi yang terkenal karena selalu mencari kebenaran dengan melakukan eskperimen tentang matahari,bulan,bintang yang dianggapnya Tuhan ternyata semua itu bukanlah menunjukan Tuhan.
Beliau belum dikarunia anak sampai usia 80 tahun.barulah setelah nikah dengan siti Hajar dia dianugerahi seorang anak bernama Ismail.Betapa gembiranya nabi Ibrahim,bahwa anak yang dinanti-nantikannya telah hadir kedunia.

Pada suatu hari nabi ibrahim diperinta oleh Allah untuk mengajak istrinya kekota Mekkah, beliau diperintahkan meninggalkan anak dan istinya disana. Ketika istrinya bertanya alasan kenapa ditinggalkan di tanah yang gersang ini,Nabi Ibrahim hanya terdiam.Ketika ditanya yang ketiga kalinya oleh istrinya “apakah ini adalah perintah Tuhan” Nabi Ibrahim pun menjawab ya,ini adalah perintah Tuhan.Siti Hajarpun tenang, baginya Tuhan tentu tidak akan meninggalkannya dalam keadaan kelaparan maupun kesusahan”.

Ketika sudah berapa lama dan persedian makanan sudah habis,siti hajar berlari dari ke bukit shafa untuk mencari adakah orang disana,ke bukit marwa pun dia berlari dengan tujuan yang sama sampai bolak balik sebanyak 7 kali namun tidak ditemukan seorangpun. inilah kenapa pada ibadah haji ada ritual Sai, yaitu berlari-lari kecil dari Shafa ke Marwa dan sebaliknya sampai tujuh kali.

Menurut sebaigan riwayat dalam pencarian air tersebut,adalah malaikat Jibril melalui kepakan sayapnya memunculkan air zam zam dari tanah,menurut sebagian riwayat lain,karena dentuman2 kaki nabi ismail,sebagaimana umumnya anak kecil yang menangis.muncullah air zama zam.


Suatu hari suku Jurhum suku asli arab mencari air,dan dia menemukan air yang dimiliki oleh Siti hajar,dan berharap siti hajar mengijinkan mereka tinggal disana. jadilah Kota Mekkah kini berpenduduk yang didiami oleh Siti Hajar,Nabi Ismail dan suku Jurhum.Nabi Ismail sendiri asalnya adalah FIlstin/Syam/Semit.

Suatu hari Nabi Ibrahim menengok putra dan istrinya di Mekkah,beliau mendapat mimpi untuk berkorban dengan apa yang paling disukainya.

sampai berulang kali mimpi tersebut, nabi Ibrahim coba menakwilkan mimpi tersebut pada hari ke-8 yang disebut hari tarwiyah(mikir-mikir),sampai paham dan mengerti .pada hari ke-9 yang disebut Arofah (mengerti). Barulah nabi mengajak nabi Ismail kesuatu tempat,dan menceritakan hal mimpinya tersebut.Godaan Nabi Ibrahiim datang dari Syeitan,yang menggodanya kenapa mengorbankan anaknya,tapi nabi tidak memperdulikannya serta melempar syaitan tersebut dengan batu,merasa gagal menghalangi niat nabi ibrahim,Syaitanpun menggoda Ismail agar tidak mau dikorbankn ternyata Syaitapun dilempar batu oleh Ismail,tak patah arang syeitan mencoba menggoda istri nabi agar menahan niatan Nabi Ibrahim,ternyata syeitan lagi lagi kecele dan harus menerima lemparan batu dari Siti Hajar. itulah yang dalam Ibadah haji disebut lempar jumrah, perlambangan melempar syaitan.

Ketidaktegaan terhadap anaknya yang akan disembelih tidak melunturkan kepatuhan Nabi Ibrahim pada perintah Allah,hingga ketika pengorbanan terjadi Nabi Ibrahim lulus dari “uji kepatutan” dari Allah sehingga mengganti kurban nabi Ismail dengan Gibas(domba).

Sesuai sejarahnya Qurban adalah bentuk kepatuhan seorang Hamba kepada Tuhannya,seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim. Qurban juga mengajarkan kita peka terhadap lingkungan sosial disekiling kita, dengan Qurban kita berbagi rizki dengan mereka-mereka yang kesusahan, ada hadis yang menyatakan bahwa tidak termasuk orang mukmin yang sempurna bila disebelahnya tetangganya masih kelaparan.

Sejarah Batu Berlian

Kita harus tahu apa itu berlian? berlian adalah batu harga yang sangat bernilai tinggi, tidak semua orang bisa memilikinya. karena harganya sangat mahal, nah mungkin kita akan bertanya-tanya mengapa begitu berharga batu berlian. mari kita tahu dan belajar sejarah asal usul berlian.
Berlian dari bagian terdalam gunung berapi yang juga mengandung atom karbon dan Bahkan, berlian merupakan kristal transparan yang mengikat empat bagian karbon atom. Batu berlian yang dibawa oleh permukaan bumi melalui letusan gunung berapi. Menurut penelitian, meningkatnya batu berlian akibat mencair permukaan bumi. Berlian dikembangkan dari bermil-mil di permukaan bumi, pada kedalaman 150 km (90 mil), pada tekanan sekitar 5 giga pascal dengan suhu sekitar 1200 derajat Celsius (2200 derajat Fahrenheit). Berlian mungkin merupakan bentuk alami dari tekanan tinggi lain yang sesuai, pada suhu yang relatif rendah. Sayangnya berlian tidak bisa terbentuk dari bawah laut.
Sejak zaman kuno bahkan ketika penamaan berlian itu sendiri, berlian dikenal sebagai material yang paling keras ke tiga setelah 'Aggregated diamond nanorods' dan 'ultrahard Fullerite'. Secara historis, nama berlian itu sendiri berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti "Invincible".
Permukaan berlian bumi muncul sudah sangat panjang, mulai 1-3,3 miliar tahun lalu. Diamond pertama kali diakui dan ditambang di India. Di masa lalu, ada referensi ditemukan dalam teks Buddhis, salah satu teks Sansekerta (Anguttara Nikaya) yang kemudian sekitar 296 SM lalu disempunakan. Teks juga bercerita tentang karakteristik utama berlian yang berkilau bersinar. Pada saat itu berlian berhubungan dengan nama dewa (Tuhan), sebagai simbol dekorasi religius. Berlian diyakini membawa keberuntungan bagi siapa saja yang memilikinya. Di India, pemiliknya dibatasi oleh kasta-berbasis warna. Hanya Raja harus diizinkan memiliki semua warna berlian.
Seiring perkembangan zaman akhirnya berlian dapat diperdagangkan di Timur dan Barat India dan dapat digunakan dalam berbagai budaya untuk Gemologi, atau industri. Di Eropa, berlian menghilang selama hampir 1.000 tahun mengikuti perkembangan Kristen. Mereka menolak keberadaan berlian yang pada awalnya diyakini digunakan sebagai Azimat. Hal ini sangat ditentang oleh orang-orang Kristen. Karena menurut keyakinan mereka, hanya Tuhan yang dapat dipercaya.
Namun, popularitas berlian kembali naik yang banyak digunakan sebagai batu permata. Hal ini disebabkan peningkatan ketersediaan berlian itu sendiri seperti perkembangan sejarah Eropa. Di Perancis, pada abad ke-13 Raja Llouis IX menetapkan hukum yang menyatakan bahwa hanya Raja yang mungkin memiliki berlian.
Pada bulan Februari 2005, Tim Amerika (AS) dan Cina memberikan laporan Arkeolog mengenai penemuan dari empat kekayaan aluminium berasal dari batu makam pada saat itu menjadi kebudayaan tradisional Tiongkok. Pada 4000 BCE-2500 SM, para ilmuwan menemukan kampak bercahaya bubuk diyakini dipoles dengan berlian yang terlihat jauh lebih menarik. Di Cina, berlian digunakan untuk melengkapi berlian lain, salah satunya adalah alat pengukur atau 'Jade' pelengkap (permata hijau lumut). Setelah berabad-abad, di antara, aristokrat semakin populer sebagai batu permata berlian. Tentu saja, hanya di antara mereka dengan uang dan kelasnya. Biasanya digunakan sebagai cincin kawin. Sesuai dengan waktu, terus dan tumbuh popularitas dengan banyak perubahan dalam penerapan bentuk berlian sesuai estetika. Berlian tetap akan membuktikan populer dengan berbagai kelas sepanjang harganya masih terjangkau. Berlian menjadi salah satu objek sangat penting karena dapat berkembang pada dunia pembelian, penjualan, dan bahkan masuk dalam catatan kejahatan sampai politik.
Berita terbaru menurut Washington Post tanggal 5 Maret 2007, telah menemukan jenis baru dari berlian di negara Kanada. Ditemukan oleh ahli batu selama bertahun-tahun untuk membiayai pencarian berlian negara tetangga. Diakui, berlian ini milik Amerika Utara. Hal ini membuat Kanada mandapat aliran deras uang sebagai penemu berlian ketiga negara itu.